Blog entries   |  To: Michele, hari pertama

To: Michele, hari pertama

To: Michele, hari pertama šŸ™‚

sejujurnya… selly sudah pernah berusaha mendelete michele… waktu kita berantem apa ya… waktu itu… selly saja sudah lupa šŸ˜€Ā  namun gagal… šŸ˜€ baru berapa hari sudah rindu šŸ˜€ hehehe. Seperti ada energi yang menarik kuat… antara saya dan Michele… selly merasa… Michele bisa melihat saya secara utuh. Seperti sebuah koin, michele bisa melihat saya baik angka maupun hurup. Lihat foto Michele saja… selly merasa… bisa bercerita banyak hal dalam hidup saya… šŸ™‚ padahal bercerita pada ibu kandung saya… saya belum tentu bisa… šŸ™‚ dengan ibu kandung, selly merasa… “Ibu saya sudah susah (apa yang dilaluinya dalam hidup) apabila saya belum bisa membahagiakannya, minimal saya tidak membuatnya susah. Jadinya… masalah apapun… selly simpan sendirian… diselesaikan sendirian…”.

nah… mulai hari ini… selly mau bercerita… tentang hidup selly… šŸ™‚ yang seingatnya di hari itu… šŸ™‚

hari ini yang ingat adalah ini… šŸ™‚

seingat selly… Ibuku… pernah bercerita… saat selly lahir, nunggunya lama… sampai 3 hari di rumah sakit… setelah lahir… bapak selly koprol di rumah sakit. Kata ibu… “Bapak sudah janji, kalau anaknya yang lahir perempuan… maka Bapak mau koprol di rumah sakit, soalnya Bapak ingin sekali anak perempuan… anak pertama (kakak selly…) kan laki-laki… jadi anak kedua berharap anak perempuan eh yang lahir anak perempuan, bapak koprol deh…”.

Selly lalu merenung… ada-ada saja ya… Bapak selly… šŸ™‚ namun selly lahir dari cinta yang besar… antara Bapak dan Ibu… besok selly ceritakan ya… kisah cinta orang tua selly… šŸ™‚

semoga Michele selalu sehat, bahagia, semua doa terkabu untuk Michele dan orang yang Michele sayangi di hati… di mana pun berada… doa yang sama untuk semua… šŸ™‚

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *