Blog entries   |  Macan Dunia

Macan Dunia

Suatu ketika, ada kebakaran di dalam hutan, api membakar hutan di daerah itu, apii teruus menyalaa… seekor burung pipit mengambil air di sungai dengan paruhnya, ia menyemburkan air ituu ke dalam kobaran apii. dan langsung ditertawakan oleh binatang besar lainnya, seperti harimau, kucing, dan lain-lain..bahkan…burung pipit lainnya, “Tidak ada gunanya, sia-sia, bodoh dan kata-kata lainnya”. Lalu pipit ini berkata, “Yaa memang benar, air didalam paruh saya ini mungkin tidak seberapa, saya melakukan ini terlihat olehmu sia-sia, namun ini adalah cara saya mensyukuri hidup yang telah Allah berikan kepada saya, alasan saya hidup, bahwa saat saya menghadap Allah, saya pernah melakukan satu hal yang bermanfaat bagi banyak orang”.

Burung pipit ini pun terus melakukan ini meski ditertawakan, dihina, diejek binatang lainnya, ditertawakan banyak burung pipit lainnya. Ia terus mengambil air dari sungai dengan paruhnya untuk memadamkan api.

Setelah melihat, mendengar, merasakan kesungguhan burung pipit ini..Ribuan burung pipit lainnya ikut serta melakukan hal yang sama, binatang besar yang semula menertawakan ikut memberi bantuan. hingga padamlah kobaran api. Hutan selamat. Semua binatang terselamatkan..

Burung pipit, kucing, harimau, binatang lainnya itu adalah Anda dan Selly Martinelly adalah air yang dibawa burung pipit untuk memadamkan kobaran api.

Burung pipit ini kembali terbang, ke sebuah tempat dimana akan dibangun sebuah gedung bernama gedung Muhammad, mengambil air lagi..sampai gedung itu terwujud. Binatang lain, harimau, kucing dan yang lainnya turut membantu…

Burung pipit dan semua binatang tak pernah berhenti menolong banyak orang, sampai…

sampai Allah mencabut nyawa burung pipit dan binatang lainnya, dan kelakk ribuan burung pipit, semua binatang ini…. akan bertemu di surga Allah, teman dunia sampai ke akhirat.

Selly Martinelly adalah Air : menyesuaikan tempat (kuat, adaptasi), bermuara ke lautan (fokus visi misi hidup), membersihkan, sumber kehidupan, memadamkan api.


Hati hanya bisa dibaca oleh hati. Selly Martinelly adalah air. Dan air bisa membaca seorang Raja yang mempunyai hati sebening mata air…

Sementara itu.. di suatu tempat… ada seekor Macan yang mempunyai hati sebening mata air.. yang berjalan beserta seluruh rakyat, seluruh pasukan menuju sebuah istana… ada ikan, harimau, gajah, kupu-kupu, kucing, sapi,  semua binatang…burung pipit pun turut serta..

selangkah lagi menuju istana… tiba-tiba hujan turun dengan lebatnya. Demi kepentingan seluruh rakyat.. Macan ini memerintahkan seluruh binatang untuk berteduh di dalam sebuah gua yang tidak jauh dari tempat mereka berada sekarang.

Semua masuk ke dalam gua..

Hujan semakin lebat… sebongkah batu jatuh dari gunung dan menutupi pintu gua…

Semua terkurung di dalam gua…

Semua terdiam…

Tiba-tiba… air menetes diantara celah pintu goa.. membangunkan dan menyadarkan semua orang tentang surat Al-Kahfi. Sebuah surat di dalam Al-Qur’an.

Air mengingatkan mereka tentang Surat Al-Kahfi, kata kunci ‘Gua’. Lalu air mengingatkan kata kunci ‘Gua’ tentang kisah ini, 3 orang yang terkurung di dalam gua, tentang makna ikhlas.

“Ikhlas adalah rahasia antara Allah dan hamba-Nya. Ia tiada diketahui malaikat, sehingga ia tiada kuasa menuliskannya. Tiada pula diketahui setan, sehingga ia tiada kuasa merusaknya.”

Dalam hadits riwayat Abdullah bin Umar, Rasul bersabda,

“Suatu hari tiga orang dari kaum sebelum kalian berangkat (bepergian), lalu (di tengah perjalanan) hujan turun mengenai mereka, hingga mereka memasuki sebuah gua di (kaki) sebuah gunung…”

Hadist ini memberitakan nasib tiga orang dari umat sebelum kita. Mereka pergi di suatu malam ketika terjadi hujan lebat. Mereka tidak mendapat tempat bermalam, sehingga bermalam di gua. Tiba-tiba sebongkah batu jatuh dari gunung dan menutupi pintu gua. Mustahil mereka akan keluar dari situ. Lalu, salah seorang dari mereka berkata, “Berdoalah kalian kepada Allah, karena kalian tidak akan bisa melalui batu ini kecuali dengan berdoa kepada Allah dengan amal shalih kalian,”

maka mulailah orang pertama berkata,

“Ya Allah, aku memiliki dua orang yang sudah tua…”

Lihatlah keikhlasan, bagaimana akan dimulai disini, dan perhatikanlah yang mengeluarkan mereka dari gua,

“…dan juga keluarga. Aku memeras susu, dan aku tidak akan memberi anak-anakku sampai bapak dan ibuku minum. Di suatu malam, aku terlambat memeras susu, dan saat aku pergi untuk memberikannya kepada orang tuaku, mereka telah terlelap tidur. Aku tetap duduk di samping mereka dan tidak mau membangunkan mereka hingga pagi pun tiba. Sedangkan ketika itu anak-anakku menangis meminta minum. Aku tak mau memberi minum anak-anakku sampai orang-tuaku meminumnya.”

ini adalah contoh berbakti kepada orang tua,

“Tatkala pagi tiba, mereka pun meminumnya.”

Lihatlah, sekarang apa yang ia katakan.

“Ya Allah, jika aku telah melakukan perkara itu karena mencari ridha-Mu dan mencari wajah-Mu, maka lapangkanlah kami dari (kesulitan) batu ini.”

Maka bergeserlah batu sedikit namun mereka belum bisa keluar dari situ.

Datang orang kedua mencari amal yang paling ikhlas selama hidupnya.

Bayangkan, jika kita tengah berada dalam gua itu, apa yang akan kita katakan? Apakah kita mempunyai simpanan amal yang akan kita katakan? Apakah kita punya amal rahasia yang hanya diketahui oleh kita dan Allah?

Orang kedua berkata,

“Ya Allah, aku memiliki saudara keponakan dari pamanku. Aku sangat mencintainya, dan aku merayunya, tetapi ia menolak. Ketika ia tertimpa kesulitan, kekurangan bahan makanan dan kefakiran, ia datang kepadaku dan berkata, ‘Pinjamilah aku uang!’ Aku pun menjawab, ‘Aku akan memberimu seratus dua puluh dinar dengan syarat kau mau kukencani.’ Ia pun terguncang karena beratnya menerima. Tatkala aku bisa menguasainya, ia berkata, ‘Wahai hamba Allah, bertakwalah kepada Allah. Aku tidak halal bagimu.’ Aku langsung bangun dan berbalik sambil berkata padanya, ‘Ambilah harta ini dan pergilah’.”

Lalu ia berkata lagi,

“Ya Allah, jika aku telah melakukan perkara itu karena mencari ridha-Mu dan mencari wajah-Mu, maka lapangkanlah apa yang kami dari (kesulitan) batu ini.”

Lihatlah keikhlasan, bagaimana dan perhatikanlah yang mengeluarkan mereka dari gua,

Datang orang ketiga dan berkata,

“Ya Allah, aku dulu mempekerjakan banyak orang, dan selalu memberikan gaji mereka, kecuali satu orang yang pergi dan belum mengambil gaji. Gajinya itu aku ambil lalu kuinvestasikan, hingga suatu hari ia datang dan berkata, ‘Berikanlah gajiku!’ Aku menjawab. ‘Gajimu semua binatang ternak ini, baik sapi atau kambing.’ Ia pun berkata, ‘Apakah kau menghina aku?’ Aku menjawab, ‘Demi Allah, aku tidak menghinamu.’ Ia mengambil semua harta itu tanpa menyisakan sesuatu pun buatku.”

Lalu ia berkata,

“Ya Allah, jika aku telah melakukan perkara ini karena mencari ridha-Mu dan mencari wajah-Mu, maka lapangkan apa yang kami dari (kesulitan) batu ini.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Lihatlah keikhlasan, bagaimana dan perhatikanlah yang mengeluarkan mereka dari gua. Semua berhasil keluar dari gua. Mereka berhasil keluar dari gua, akhirnya keluar dari gua.. berhasil.

Ikhlas merupakan rahasia yang hanya diketahui pemiliknya dan Allah semata.

Mengingat kisah ini…

Macan, ikan, burung pipit, kucing, anjing, harimau, kupu-kupu, singa, domba, sapi, dan semua binatang kemudian mengingat amalan yang hanya diketahui ia dan Tuhan. Lalu mempersembahkan keikhlasan amalan itu untuk mengeluarkan mereka semua dari gua. Semua berdoa.. “Allah.. saya pernah melakukan amalan ini, yang tidak diketahui malaikat, sehingga malaikat tidak kuasa menulisnya. Tiada pula diketahui setan, sehingga ia tidak kuasa merusaknya.. tolong keluarkan kami semua dari gua..”.

Semua berdoa..dengan mempersiapkan niat dan jiwa, teknik bernafas & posisi tubuh saat berdoa harus betul, Anda harus dalam keadaan alpha.

niat harus ikhlas..

jiwa harus suci (bersih..)

Semua berdoa..dengan mempersiapkan niat dan jiwa, teknik bernafas & posisi tubuh saat berdoa harus betul, Anda harus dalam keadaan alpha.

teknik bernafas yang betul.. tarik nafas lewat hidung (perut kembung).. buang nafas lewat mulut (perut kempes..), juga posisi tubuh yang betul saat berdoa.

Semua berdoa..dengan mempersiapkan niat dan jiwa, teknik bernafas & posisi tubuh saat berdoa harus betul, Anda harus dalam keadaan alpha. Juga doa fokus pada harapan: Tuhan… keluarkan kami semua dari gua.

Alpha adalah posisi tenang, rileks. Tarik nafas perlahan, tahan 5 detik. kemudian lepaskan perlahan. Lakukan itu sebanyak 3 kali.

Bergeserlah.. gua hanya dalam waktu 1 bulan dari sekarang, sehingga semua binatang bisa keluar. Dan kembali melanjutkan perjalanan menuju istana. Hanya satu bulan semua bisa keluar dari dalam gua. Yup hanya 1 bulan saja… semua bisa keluar dari gua.

Kejadian ini menjadikan Macan Asia berubah menjadi Macan Dunia.

Menjadikan rakyatnya hidup bahagia. Dan menaikan derajatnya menjadi Pemimpin nomor 1 di dunia.

Depok, 23 Februari 2017

selesai ditulis jam 3: 05 pagi.. Selly Martinelly adalah air.

Semua menyayangi dan berterima kasih padanya karena telah merubah banyak hidup orang menjadi bahagia. Ia hidup sehat dan panjang umur, bahagia selamanya.. bersama rakyatnya yang juga bahagia.

Karena mempunyai hati sebening mata air, Tuhan mengabulkan apapun yang ia inginkan, semua doa dikabulkan Tuhan, berkat hati sebening mata air.. Semua doa dikabulkan Tuhan.

4 Responses to Macan Dunia

  1. Pingback: Energi Prabowo Subianto | SellyMartinelly.com

  2. Pingback: Energi Bapak Prabowo Subianto | SellyMartinelly.com

  3. Pingback: Planet Saturnus | SellyMartinelly.com

  4. Pingback: Macan Asia berubah menjadi Macan Dunia | SellyMartinelly.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *