Blog entries   |  Keyakinan kepada Allah

Keyakinan kepada Allah

Sekarang jam 5:55, semua sudah berangkaat wkwkkk. Serasaa punya anak yaah, padahal yang berangkat mamah sama suami. Xixi.

Ada yang lucuu pagi inii yaituu pas bersihin sepatu suami dihalaman rumah, tahu-tahu ada cacing ngedeketin, cacing dari tanah karena bentuknya besar. Habis ituu selly bilangin gini, “Huus huus gak boleh masuk rumah yaa, soalnya suami saya gak ada dirumah, saya gak ada mahramnya”. Teruus suami senyum, laluu selly bilang, “Ehh beneraan, ini cacing laki-laki, wkwkkk”. Suami senyuum lagi..ternyataa gampang bikin suami senyum itu yaakk 😀

Ada yang haruu, pas mamah bilang, “Tenggorokan mamah sakiit, ehh tahu-tahuu ada yang ngasih jus alpukatt, bener yaa Allah kayak dikasiihh gituu gak pake bilang, ehh kaka bikinin”.

Menulis bagus untuk perkembangan selly ke depan, seperti pak Habibie yang istrinya telah tiada, terapinya adalah menulis. Selly juga begitu..menulis bagus untuk selly, selly jadi sibuk dan menjaga pikiran untuk tetap positif dengan belajar lalu menulis.

Balik lagi, “Believe”. Tidak ada urusan sama pandangan orang lain, cukup pandangan Allah.  Tidak ada urusan sama kegagalan saat ini. Cukup keyakinan kepada Allah. Bukan hanya keyakinan pada diri sendiri dan alam. Menurut selly..keyakinan diri sendiri itu yakin kita mampu. Keyakinan kepada alam artinya apa yang kita tanam kita akan tuai.

Aksi kecil, hasil besar…dengan ‘Believe’ kepada Allah.

Apapun yang dipikirkan ujungnya, finalnya adalah Allah. Allah adalah kekuatan besar, lebih dari kekuatan berpikir positif. Jika ada orang yang berpindah kuadran dari yang tidak punya menjadi punya dengan kekuatan dan keyakinan berpikir positif apalagi dengan keyakinan kepada Allah ditambah dengan ibadah kepada Allah?

Kita belajar bagaimana Allah datang..

Kita bukan hanya melaksanakan apa yang Allah seru, tapiii..keyakinan kepada Allah tanpa batas. Keyakinan unlimited (tanpa batas) hanya kepada Allah.

Sandarkan Impian kepada yang punya Impian, Allah SWT. Berikan energi positif, bukan hanya kepada diri sendiri, orang lain atau alam semesta tapi..kepada Allah.

Di tahun 2006, Yusuf Mansur datang kepada salah satu orang Indonesia. Ada orang Indonesia yang punya kekayaan 24 Triliun. Saya bawa proposal dan gak ada yang percaya. Saya ditolak banyak oraag sampai ada orang yang ke 181. Siapa yang ke 181 itu? Saya! Saya percaya pada diri sendiri. Artinya gak ada yang percaya pada saya, saya membangun sendiri semuanya karena saya percaya pada diri sendiri.

Semangat datang dari Allah.

Kesuksesan datang dari Allah.

Semua datang dari Allah.

Bariskan kami kepada orang yang yakin kepada Allah. Shalat tepat waktu, sedekah, golongkan kami dengan golongan seperti itu.

Selly masukan kategori ‘My Stratey’, karena strategi terbaik untuk mencapai apa yang anda dan saya inginkan adalah percaya kepada Allah dan beribadah, dekat dengan Allah.

Pengalaman selly sampai di usia 32 tahun ini adalah..keyakinan kepada alam semesta bahwa apa yang kita tanam akan kita tuai itu BENAR. Dan terjadi dalam hidup selly.

Pengalaman selly sampai di usia 32 tahun ini adalah keyakinan kepada diri sendiri, adalah BENAR.

Tapi..masyaallah ternyata ada keyakinan yang lebih dahsyat dari itu semua yaitu keyakinan kepada Allah. Ini yang harus selly perbaiki dan kenapa selly ada di posisi sekarang, karena Allah ingin meruntuhkan pondasi selly yang hanya untuk sebuah rumah, menjadi sebuah gedung menjulang tinggi pencakar langit. Diruntuhin dulu pondasinya karena salah menempatkan cinta tertinggi yang seharusnya untuk Allah. Dengan cara selly berada di posisi sekarang. Masya Allah..Allah hu Akbar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *