Blog entries   |  conversion, retention, evaluation.

conversion, retention, evaluation.

suami: umiii…
selly (pake ear phone): Apaaa (sambil buka ear phone)? Ummi jangan ditanya dulu, lagi training.
yuk webinar dulu tentang conversion, retention, evaluation. semangaatt:)

sekarang lagi mau nulis hasil webinar nih:

KONVERSI

kita lagi ngomongin bisnis ini yaa..huehehee. Selly jelasin pake kata-kata selly sendiri yaah, intinya mencari uang kalau gak membeli, kita menjual kan? Nah kita lagi ngomongin jualan. Saat jualan anda perlu apa? yupp betul Kontak. Nah si kontak ini didapat dari mana? Selly fokuskan ke online yaa.

  • Search engine marketing
  • pay per click advertising
  • sosial media
  • word of mouth referrals
  • email marketing

tak kenal maka tak sayang, karena ituu anda harus berhubungan sama orang lain. betul gak? Orang membeli dari orang yang dikenal. Kalua gak gimana mau beli kalau gak kenal sama anda? Caranya kalau online buat blog dan buat artikel yang berhubungan dengan bisnis anda.

Misal anda fokus ke email marketing, ada yang mengisi data nama dan email, itu barus prospek (orang yang berpeluang membeli barang anda). setelah ituu si prospek ini diharapkan akan membeli dan setelah melakukan pembelian mereka akan merasakan manfaat produknay dan bergabung dalam program afiliasi misal. Atau dropship misal. Atau franchise..intinya adalah anda punya prtner bisnis. Hitung dari prospek ituu sampai ke jadi partner bisnis ituu berapa konversinya. Koo? Iyaa karena kita kan mau bisnis berkembang, jadi fokus akhirnya nyari partner bisnis, kalau mau berkembang usahanya.

RETENTION.

sampai disitu enggak? Jika anda mau bisnis anda berkembang, anda harus mencari partner bisnis, apa yang bisa dilakukan oleh anda sendirian? Menjual ke 100 orang lewat online? Mungkin gak? Masih mungkin yaa sendirian sebulan. Tapii kalau mau 10.000 pcs, mungkin sendirian? enggak mungkin kan yaa? Anda harus cari partner bisnis. Dan ingat deh hukum alam, kita akan menarik orang yang sama. Kayak jodoh yaah? Suami selly orangnya ‘mirip’ dengan selly, misal kalau selly baik, suami selly juga baik. idiiihh muji sendiri, xixixii 😀 lanjutt..

Menentukan partner bisnis, coba deh kayak nyari jodoh. Misal gampang dihubungi gak? Mengapa dia mau jadi partner bisnis selly? Hal basic yang menurut anda cocok jadi pertanyaan buat nyari jodoh eh parner bisnis, mau diajak susah seneng bareng-bareng gituu.

Buat beberapa tingkatan level dalam bisnis anda sampai anda bisa menjual ke 100 orang dan menemukan anda sebagai partner bisnisnya. Ajari parner bisnis anda untuk sama berkembangnya seperti anda. Ajari ilmunya, anda jadi seorang leader bukan seorang bos. Ajari caranya.

setelah anda buat beberapa tingkatan level misal A, B, C, D disetiap level itu harus ada syaratnya dan itu harus ada disimpan dalam bentuk data, catatan yang rapih dan teratur. supaya anda pas mau buka juga mudah. Nah parner bisnis ini misal ajarin cara di level A (dia buka didaerahnya baru satu toko, nah B udah dua toko). Pas dia udah buka toko kedua anda cuma kayak tanya tapii gak usah detail. Supaya dia mandiri. Kenapaa, anda fokus cari partner lain di kota lain misal. Nah supaya si B ke level C dan D ituu tugasnyaa sama kayak di B tapi beda kuantitas aja. Tapi basic leadershipnya sama. Nanti si parner bisnis ini akan nemu seniri gaya kepemimpinan mengelola bisnisnya itu sendiri tapi anda yang ngajarin dasarnya.

Evaluation

Evaluasi, ini akan mempengaruhi ROI (Return on Investmen). Selama profit anda lebih, maka lakukan investasi anda lebih. Jika profit anda lebih besar maka investasikan melaluwaktu anda dan uang anda juga lebih.

Bisnis itu hanya perlu dua hal menurut selly: Komitmen dan Pengetahuan (Karena berani aja gak cukup untuk memulai bisnis).

Poin yang juga harus diperhatikan:

  • Semua harus terukur, apa yang tidak anda ukur, tidak dapat anda kendalikan.
  • Perhatikan sedetailnya, hal kecil apapun. Ingat film titanic, hal sekecil apapun. Jangan pernah menyepelekan apapun. Kerja anda harus sempurna.
  • Kita akan menarik orang yang sama, partner bisnis identik dengan banyak hal. Jadi harus diawali diri sendiri, positif. Anda kaan menarik orang yang positif juga.
  • Anda harus punya tracking. .
  • Apa yang anda inginkan butuh sebuah proses. Nikmati proses belajar anda saat ini.
  • Upgrade ilmu, Upgrade Impian anda, selalu bertumbuh setiap harinya.
  • Sukses milik anda, carilah peluang itu bukan menunggu peluang.

 

Depok, 5 November 2015, selesai di jam 21:27, suami sudah tidur dan selly mau nyetrika lalu kembali depan laptop sampai jam 12 malam untuk kerja, Bapak Helmi Yahya ituu saking sibuknya tidurnya cuma 3-4 jam lhoo. Selly ikut seminarnya dimana yaah Lupa..hueheheee. Semangatt 🙂

foto selly martinelly tahun 2007

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *