Blog entries   |  Cerita yuk :)

Cerita yuk :)

 

 

 

 

 

 

Foto: google. Ini ada foto rumah. Pada suatu hari… terjadi keributan di rumah itu. Dua orang diusir dari rumah (yang depan pintu…misal anaknya deh ya… dua anak diusir dari rumah). Lalu kebetulan ada dua orang yang lewat. Mbak yang pake baju kuning dan putih (tetangga rumah itu…)
Pertanyaan: saat dikeluarkan dari rumah, solusi menurut selly adalah… kita ketuk pintu rumah dengan baik-baik. Perkenalkan diri… dan ajak diskusi baik-baik. Supaya ketemu permasalahannya apa… lalu dicari solusi. Bersyukur dua orang tadi bisa hidup rukun dan damai… tinggal di rumah itu… kembali. Karena seenak apapun… tinggal di rumah orang. Lebih enak di rumah sendiri… 🙂
Fokus:
1. Kalau tamu… yang nginap dan ga pulang-pulang… wajar kalau diusir… kan? Namun… Orang yang diusir itu… sudah lama tinggal di rumah itu. Generasi ke generasi… bukan baru sehari dua hari tinggal disana. Namun mereka sudah lama tinggal. Masalahnya apa… Cari solusi. Harus ada alasan. Dan seharusnya sama-sama mendapatkan perlindungan di rumah itu.
2. Kalau kita teriak SARA (suku, ras, agama dan antar golongan…). Mbak yang baju putih dan kuning tadi bisa melakukan tiga:
A. Kalau tenang… dia melakukan seperti yang selly bilang diatas. Bicara baik-baik… ketuk rumah itu… dan bilang pada tuan rumah.
B. Kalau bicara kita kasar… Coba renungkan… kalau Anda jadi tuan rumah? “Eh.. siapa kamu?”. Kita ikut diusir deh. Hehehe. Lalu bagaimana nasih dua orang anak tadi yang mau kita bantu… 🙂
C. Kalau kita panik… bisa bilang ke tetangga. Dan akan memicu perselisihan sekampung. Karena misal… agama yang dianut juga banyak dianut oleh tetangga di sekitarnya. Bahkan bisa melebar ke kampung lain… dan saat marah… orang mudah diprovokasi (yang aktif otak reptil, pilihannya dua: bertahan atau lari. Apapun akan dilakukan).Tetap tenang ya… Selly mohon… ini selly hanya ibu rumah tangga biasa -_-‘ tolong-tolong… rasa mau nangis di lantai… Selly mohon… tetap tenang… sampai…. (Titik-titik…) selly martinelly adalah air… Air… Membersihkan. Dibaca: air membersihkan… Diulang… Air membersihkan. Tauhid yang utama… hanya memohon dan bergantung kepada Tuhan.

 

****

siapa pelakunya…?

selly: selly ulang ya…

Lalu kebetulan ada dua orang yang lewat. Mbak yang pake baju kuning dan putih (tetangga rumah itu…)...”

pertanyaannya: apakah teman-teman… tahu… siapa pelakunya?

temen-temen: …

selly: nah… ga bisa jawab kan…? hehehe… 🙂

pertanyaan selanjutnya… “Apakah teman-teman menyaksikan sendiir proses pengusiran itu…?”

teman-teman: …

selly: nah… ga bisa jawab juga kan…? hehehe…

makanya… selly minta tenang…

dibaca: tenang…

diulang: tenang… 🙂

selly martinelly adalah air.

dibaca: selly martinelly adalah air.

diulang: selly martinelly adalah air.

***

sekarang tentang digoreng, hehehe… 🙂

selly ulang lagi ya…

“Lalu kebetulan ada dua orang yang lewat. Mbak yang pake baju kuning dan putih (tetangga rumah itu…)”.

apakah ini solusi? lalu dua orang yang lewat tersebut… Mbak yang pake baju kuning dan putih (tetangga rumah itu…) mengetuk rumah di sekitar rumah itu dan bilang, “digoreng… ini digoreng…”.

apakah itu solusi? 🙂

menurut selly:

E (event) + R (response) = O (outcome). jika Anda tidak suka hasilnya… ubah respons Anda… 🙂 fokus pada solusi… pada hasilnya… 🙂

seperti kata selly sebelumnya… “Saya dominan otak kiri, saya ga perlu kata sayang… saya hanya perlu bukti kamu sayanggg padaku… Hasilnya… hehehe…”.

anak-anak selly (anak-anak selly lagi… bilangnya… hehehe). Tahu… emaknya ga suka dirayu. Saya hanya perlu hasil.

sekian.. 🙂 semoga selalu sehat, bahagia, semua doa terkabul.

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *