Blog entries   |  Belajar Dari Mary, Anak Raja Hendry Viii

Belajar Dari Mary, Anak Raja Hendry Viii

Mary I adalah anak dari istri pertama Hendry Viii, Catherine Aragon. Yang sebenarnya, Mary lah yang berhak mendapatkan posisi sebagai Ratu, setelah adik laki-lakinya meninggal dunia.

Tapii Mary akhirnya jauh dari posisi sebagai Ratu karena dua hal:

  1. Kesalahannya memilih suami. Mary akhirnya bercerai dari suaminya dan menikah untuk kedua kalinya, tapii ini juga salah memilih suami lagi. Yang menjadikannya semakin menjauh dari posisi ratu. Elizabeth adiknya sampai menasehati, “Kakak, paling tidak semua orang juga tahuu kaka seharusnya tidak menikahi suami (yang ke-2), yang seperti ini tidak harus saya bilang”.
  2. Harusnya sebagai ratu harus netral, karena melindungi semua kepentingan, dan agar masyarakat dalam keadaan tenang. Tapii mungkin ini karena masa lalu, ibunya kan dilindungi satu kepentingan lembaga tertentu (yang membela ibunya). Ini mungkin jadi satu timbal balik balas budi Mary kepada lembaga tersebut. Dari sini..selly belajar bahwa..tekadang jika ada orang yang melakukan tidak baik kepada selly, selly selalu memahami posisi orang tersebut, atau ada masa lalunya yang membuat seperti itu.
Mary 1

(sumber wikipedia) Ia dikenang antara lain karena sempat mengembalikan kerajaan Inggris kepada agama Katolik Roma, dan menghukum hampir 300 penentangnya dengan hukuman bakar hidup-hidup, sehingga ia juga dijuluki Bloody Mary oleh rakyatnya. Penetapan agama Katolik Roma sebagai agama negara yang dilakukannya, kemudian dibatalkan kembali ketika Elizabeth I bertahta sebagai penggantinya.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *