Blog entries   |  Belajar dari Anne Boleyn

Belajar dari Anne Boleyn

Anne Boleyn menempuh pendidikannya layaknya wanita bangsawan, pulang kemudian menjadi pelayan pribadi Ratu Catherine Aragon untuk beberapa waktu.

Catherine Aragon, Istri Raja Hendry Viii, Di kerajaan yang menjadi pelayan itu bukan dari kalangan biasa, tapii bangsawan juga, Misal di Film Young Victoria, pelayan pribadi Ratu Victoria adalah kalangan bangsawan yang dipilihkan penasehat politik pada waktu itu.

Kakak Anne Boleyn, dijadikan semacam selir bagi Hendry Viii jauh bahkan sebelum Anne pergi menempuh pendidikan. Saat disebuah pesta, kecantikan dan kecerdasan Anne memikat Hendry Viii. Tapi Anne bersikukuh bahwa dia tak akan pernah bernasib sama seperti kakaknya, selir. Kelak ia akan bernasib menjadi istri sah. Anne sendiri sudah mempunyai kekasih. Tapi apa daya, jika raja sudah berkendak. Anne dipisahkan dengan kekasihnya, dengan alasan, “Mengabdi kepada raja, mengabdi kepada Negara”.

Saat selly analisis, baik menonton biografi hendry di youtube, banyak puisi yang diberikan Hendry Viii pada Anne. Sebelumnya Hendry tidak pernah seperti itu. Pengejaran hingga 10 tahun lamanya. Sampai akhirnya Anne menjadi istri Raja Hendry. Dengan cara Hendry membuat lembaga baru yang dipimpin olehnya sehingga membatalkan pernikahannya dengan Catherine Aragon, istri pertamanya.

Anne sendiri akhirnya dihukum mati, agar Hendry bisa menikah lagi dengan Jane Seymour, pelayan Anne Boleyn.

Pelajaran yang selly dapatkan dari Anne Boylen adalah:

  • Perempuan itu kelemahannya di telinga-nya, karena itu tetap jaga ‘Kontrol diri’. Kadang sebuah puisi dan kata-kata romantis bisa menjatuhkan seorang Anne Boleyn. Selalu 50% cinta, 50% logika. Pikirkan ke depannya bagaimana. Kalau mau bagus, semua perlu kontrol diri. Coba lihat penyanyi saja, tahu kapan menjauhkan mic-nya saat menyanyi, kapan harus nge-gas, kapan harus slow.
  • Jangan pernah mempertaruhkan seluruh hidup-mu pada satu orang. Anne menggantungkan harapan pada Hendry. Saat Hendry sudah tidak mencintainya lagi, lalu menyingkirkannya. Sudah, Anne tidak punya ‘Power’ lain. Hanya menerima pasrah hukuman mati. Lembaga tertinggi yang menyaingi kekuasaan Hendry Viii itu memihak Catherine Aragon.
  • Saat memutuskan menikahi laki-laki lihat, kalau ada laki-laki yang mengejar anda, sudah tahu anda punya kekasih. Lelaki itu sendiri sudah punya istri, bayangkan, “Orang seperti apa yang mencintai anda ini?”. Kalau dia berani meninggalkan istrinya demi anda, jangan bangga, senangg duluu. Sama..nasib anda juga akan seperti itu nanti.
  • Saat memutuskan menikahi laki-laki, lihat statusnya sebelumnya. Hendry sebenarnya akur dengan Catherine Aragon, sampai ia menginginkan anak laki-laki. Catherine ditinggalkan dan Hendry mulai berpetualang wanita menjadikan kakak Anne sendiri sebagai selir. Sama nasib anda juga begitu, kalau anda tidak bisa melahirkan anak laki-laki, anda juga akan di-eliminasi.

Saran selly adalah, ibarat dijalan tol, ganti haluan, keluar dari lingkungan itu, pergi jauh. Meskipun itu teman anda, gantii..pergii..tinggalkan orang seperti itu. Jika melihat seseorang, lihat siapa temannya.

Ganti jalan. Laki-laki seperti itu Tidak Pantas dalam hidup anda. Jika anda benar-benar seorang ‘Ratu’. Minimal wanita terhormat.

Tulisan selly masukan ke kategori, ‘Calon Ratu’. Anak didik Selly, mau jatuh cinta harus ‘mikir’ jangan hanya pake hati semuanya. Tetep harus 50% hati, 50% logika. Selly mau anak didik selly seperti elang, cantik iyaa cantiikk. Lembut iyaaa lembut. Tapii hanya orang tertentu yang tahu, bahwa ia bukan merpati tapi ternyata elang.

 Anne Boleyn

Anne Boleyn

Inti dari tulisan selly adalah Mungkin perempuan dinikahi karena kecantikannya, laki-laki dinikahi karena budi pekertinya.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *