Blog entries   |  Belajar dari ibu Airin Rachmi Diany, S.H., M.Kn., M.H.

Belajar dari ibu Airin Rachmi Diany, S.H., M.Kn., M.H.

Selly sudah cerita kan? Kalau pas pembukaan training esq ituu suka ada tokoh masyarakatnya yang hadir? Dan karena sabtu minggu selly memilih di rumah, nemenin suami, jadi kalau nge cas lagi, sebagai alumni di hari Jum’at pas pembukaan dan suka ada tokoh masyarakatnya.

Nah tokoh masyarakat yang hadir di bulan Oktober 2015 adalah ibu Airin Rachmi Diany, S.H., M.Kn., M.H.

Alumni di lantai dua (atas), sekilas pas ibu Airin memberi pidato, ya ampuunn ini toh ibu Airin ituu? hehee cantiikk bangett yaaa. “Selamat…” (lalu melihat jam tangannya, disebelah kiri dan bilang, pagi..).

Saat bilang selamat dan dia memastikan dulu melihat jamnya, baru bilang pagii..ada yang bisa selly pelajari:

  • Apapun informasi yang masuk kepada anda, anda harus memastikan benar atau tidak.
  • Apa yang anda lakukan harus bisa anda pertanggungjawabkan, jadi saat melakukan satu hal, berpikir dulu baru action, jangan action dulu baru berpikir eehh yang tadi dikerjain bener gak yaa..hehee

sebelum memulai, Ibu Airin menyebutkan nama tokoh masyarakat yang lain, yang terhormat…Nah yang selly pelajari adalah:

  • Menyebutkan nama, akan menambah kesan di hati, merasa diingat dan disayangi dan dihormati. Jadi kalau ke anak juga begituh deh, dibanding bilang, “Sini nak”, lebih baik bilang, “Azka sayang anak mamaah, kesini nak?”. Tidak hanya dengan anak, saat lawan bicara kita menyebutkan nama kita, kita merasa bahagia bukan main kaan 🙂

Singkat bangett pidatonya, kata ibu Airin, yang terpenting adalah bukan training 3 harinya inii, tapii prakteknya dalam kehidupan.

laluu selly jadii bengong? Yang dikatakan ibu Airin ituu sama dengan perkataan suamiku yah?

Bagi selly, ibu Airin itu kecerdasan dan kecantikan menjadi satu. Begitulah seorang perempuan, elegan. Senyumnya aja udah bikin kelepek-kelepek alias damai ke hati. Tenang pembawaannya. Badai kehidupannya cukup disimpan didalam hati, yang terlihat hanya sebuah senyuman. Memang harusnya seperti ini seorang Ratu, tenang..senyumm..elegan. Laki-laki pun akan segan, yaa gakk?

Habis ituu para tokoh pamit dan acara training dimulai, naahh selly alumni kan di lantai dua, keluar dulu aah, lapeer, mau nyari soto ayam aah, pas selly ke lantai 1, ehh masih ada ibu airin, mau pamitan (mungkin ke acara lainnya, sibuk). Mau masuk ke mobilnya aja, masih ada yang foto-foto, dianterin sama pak siapa yaa…salah satu penanggungjawab training esq. Lalu selly duduk aja nunggu di lobby sambil lihatin bu airin dari kejauhan. Ketika ibu Airin sudah berangkat, selly jalan kaki menuju tempat soto, sambil berkata dalam hati, “Tidak adil rasanya mengatakan dia pasti bahagia, dia sih enak jabatannya direktur, dia sih enak jabatannya presdir..karenaa? Kita tidak ada di posisi itu. Semua ada imbalannya, selly bisa berjalan sendirian ditengah keramaian, bu Airin tidak bisa, semua penuh pengawalan, jadwalnya padat, selly masih bisa jalan-jalan, hehe. Kerja bu Airin lebih berat dengan imbalan prestasinya yang didapat. Jadi seimbang dong dengan apa yang didapat. Setahu selly sih yang kerja jadi direktur itu gak ada jam kerjanya, dia orang pertama yang harus tahu masalah perusahaan, bahkan saat makan pun, kanan kiri gadget semua untuk tahu kabar perusahaan, bahkan di hari sabtu minggu”.

Jadinya mari bersyukur, bahwa semua sudah dirancang pas oleh Tuhan..Bersyukur bukan berarti meniadakan usaha. Bersyukur tanda bahwa bahagia tidak perlu syarat apapun. Mari belajar dari ibu Airin bahwa

  • Gemuruh badai kehidupan itu cukup disimpan dalam hati
  • Apa yang kita lakukan harus bisa kita pertanggungjawabkan kepada diri sendiri, Allah, keluarga dan kehidupan bermasyarakat.

tulisan ini selesai dibuat di jam 2:32 pagi. untuk profil lengkap ibu Airin bisa dilihat di wikipedia KLIK

belajar dari Airin Rachmi Diany, pic via https://id.wikipedia.org/wiki/Airin_Rachmi_Diany

belajar dari Airin Rachmi Diany, pic via https://id.wikipedia.org/wiki/Airin_Rachmi_Diany

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *