Blog entries   |  Allah..

Allah..

Sekarang jam 4:16, pas adzan subuh berkumandang, sudah siap shalat dan menunggu suami untuk shalat berjamaah, yang tiba-tiba sakit perut. Hari ini hari senin, saur bareng untuk puasa.

Pas bangun tidur, selly tiba-tiba ingin menulis ini..rasa yang selly rasakan beberapa hari ini.

———-

sekarang jam 7:19 lanjut nulis lagi yaa.

Duluu selly dididik keras (baca tegas) dari kecil. Karena selly dari kampung, ibu mendidik anak perempuan harus bisa mengerjakan segala pekerjaan rumah. Ayah membekali selly pendidikan agama dari kecil. Karena ayah sibuk sebagai abdi negara, selly dimasukan ke sekolah agama sehabis sekolah SD, tidak hanya itu sehabis maghrib selly juga dimasukan guru ngaji dekat rumah, jadii sehabis maghrib kita mengaji dekat rumah sampai isya. Sesudah isya belajar.  Jika libur panjang tiba, selly dimasukan ke pesantren. Beranjak smp kata ibu anak perempuan harus dipingit, jadii sesudah maghrib selly harus di rumah, pulang sekolah harus langsung ke rumah, main ke rumah teman dengan batasan waktu, bahkan selly rasa..selly pernah melewatkan malam satu tahun hanya keluar pada saat malam takbiran, ituu sama ibu diajakin beli bunga sedap malam. Malam itu selly bilang dalam hati..malam itu indah yaaa, ada bintang, ada lampuu jalanan.

Kelakk..Allah akan menggantinya dengan ‘luar biasa’, selly akan pergi ke berbagai belahan dunia, insyaallah. Selly yakiinnn sekali ituu, darimana pun caranya. Karena keajaiban itu datang perlahan sekarang..saat saya dan suami tengah malam melewati Hotel Indonesia beberapa tahun lalu, bayangiin mungkin bagi sebagian orang biasa, tapii bagi selly yang dari kampung, yang gak pernah keluar malam, sama laki-laki pula keluar malamnya wkwkwkkk. Bagi selly ituu..sudah ada tanda-tanda. Saat teman selly meikah dengan kakak kelas SMU, atau teman sekampung. Allah menjodohkan selly dengan yang beda universitas, beda jurusan,, beda daerah. Jadinya selly bisa kemana-mana heheheee. Minimal gak tinggal di Sukabumi, tempat selly dibesarkan drai kecil, ituu juga udah tanda-tanda. Jodoh yang datang tiba-tiba, ngasih CV dan ketemu beberapa kali langsung merit. Jodoh yang ada di mimpi selly waktu selly kritis sakit tifus di rumah sakit saat makanan sudah tidak masuk (selly muntah terus), lalu disuntik cairan makanan ke nadi itu juga kejang, Bapak selly udah nangiis. Temen kampus udah pada datang..daaann teeett selly meninggal, enggakk ternyataa selly tidur dan mimpi ituu. Laluu tiba-tiba sehat lagi dan dokternya aja kagett. Hehe.

Jadii mau bilang apa sellyyy? Didikan keras, perjalanan rohani. Membuat selly yakin bahwa apa yang dituai akan ditanam. Ada surga dan neraka. Jika melakukan segala perintah Allah dan menjauhi larangannya maka akan masuk urga, sebaliknya neraka.

Jujuurr selly kecill, sampai diusia 32 ini selly merasa bahwa saya mau ke surga, kerjakan yang baik supaya ke surga.

Sampaii…tiba-tiba pagi ini datang, bahwa ada ‘Rasa’ lain didalam hati selly. Saat rasa ngantuk tiba..dan selly tetap mau shalat tahajud, saat istigfar diucapkan, saat…saat menjalankan ibadah saat selly off menulis dua mingguan ini. Selly merasa…

Salah!

salah karena ternyataa ibadah yang dilakukan selly kepada Allah bukan atas rasa takut selly masuk neraka dan menginginkan surga. Tapiii….CINTA! yaa cinta saya pada Allah. Saat semua Allah hadirkan didepan mata Selly, saya kasihh anda ini dan ituuu, harta dunia dan tahtaa. Tapii syaratnya anda harus melepaskan cintamu kepada saya. Dan mencintai manusia sebagai Tuhanmu. Bukan rasa takuut masuk neraka yang hadir, tapiii selly merasaa, “Selly tidak mau!”. “Tak akan pernah sebandiingg manusia, harta dan tahta dibanding slely kehilangan cinta Allah”. Slely lepaskan..lepaskan ituuu semua dan relakan. Menyerahkan semuanya kepada Allah. Segala urusan. Jika ada perasaan khawatir apapun misal mamah pergi ziarah selama 9 hari ke 14 tempat Bali dan Lombok bersama rombongan pengajian, serahkann kepada Allah.

  • Serahkan segalanya kepada Allah.
  • Semua yang terjadi yang terbaik

Dua hal ituu yang selly pegang, hari ini 28 Desember 2015 selly kehilangan apapun hanya Allah. Bisnis hancur, uang tak ada, tahta apalagi. Tapii hanya sekarang tidak masa depan saya, insyaallah. Ini seperti ujian dari Allah, “Betul saya Tuhanmu? Bukan manusia? Bukan harta? Bukan apapunn di dunia ini?”.

Sekarang selly mau bilang, “Saya melepaskan segalanya bukan karena saya takut neraka, tapii karena saya memang tidak mau, saya tidak menyandingkan cinta apapun melebihi cinta saya kepada Allah”.

Selly gak ada urusan sama manusia, selly gak peduli apa kata manusia. Selly hanya peduli apa kata Allah. Dan mulai sekarang Allah yang akan membimbing selly disetiap langkah selly, mau jadi pengusaha? BISA! kan punya Allah, semuanya akan disiapkan Allah.

Selly ucapkan terima kasih kepada Allah yang menjauhkan beberapa orang dalam kehidupan selly dan mendekatkan beberapa orang dalam hidup selly.

“Ya Allah..karuniakan kepadaku Teman sejati, yang menyayangi selly dalam rangka menyayangimu ya Allah..aminn”.

Selly masukan kategori ‘Abou Kerajaan’, karena disini dikerajaan selly..tauhid kita hanya kepada Allah, segala sesuatu harus Allah..Allah. Niat apapun, Kerja dan kehidupan sehari-hari. Semua bisa asal kita dekat kepada Allah. Believe!

sellymartinelly7

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *